Seorang Konsumen setia Tuntut Indosat Sebab Seringkali SMS Promo

Posted on

Seorang konsumen setia disampaikan menuntut salah satunya operator paling besar di Indonesia, yakni Indosat. Konsumen setia itu memberikan laporan Indosat sebab sering mengirim sms promo pada dianya tanpa ada lihat waktu.

Konsumen setia itu ialah Alvin Tie, salah satunya anggota Obdusman Indonesia sekaligus juga tokoh warga ini memandang, bila Indosat mengirim dengan cara masif promo itu sampai mengakibatkan dianya terusik.

Lewat kuasa hukumnya, David Tobing, Alvin ajukan tuntutan pada Indosat serta Menkominfo di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bernomor kasus 464/Pdt.G/2020/PN JKT.Pst tanggal 14 Agustus 2020.

Menurut info, insiden ini berawal pada Februari 2020. Pasa waktu itu, Indosat berkali-kali mengirim SMS penawaran di saat yang tidak pantas, seperti waktu pulang kerja, jam istirahat, serta hari libur, di kurun waktu jam 18.00-02.30 WIB.

Sebab menganggap terusik, Alvin selanjutnya memberikan laporan insiden itu pada @Indosatcare pada 26 Februari lalu di Twitter. Sesudah lakukan complain, Alvin akui sms promo sempat stop semasa beberapa waktu.

Seorang Konsumen setia Tuntut Indosat Sebab Seringkali SMS Promo

Tetapi, Indosat kembali lagi mengirim sms promo itu dengan cara masif pada penggugat. Indosat disebutkan menyalahi beberapa klausal. Salah satunya ialah Klausal 4 UU Perlindungan customer sebab customer memiliki hak atas kenyamanan serta keamanan atas layanan yang dipakainya.

Selanjutnya, Indosat sudah dipandang menyalahi klausal 15 UU Perlindungan Customer sebab aktor usaha tawarkan barang serta/ layanan dengan desakan.

“Kekeliruan itu mengganggu psikis menyebabkan Penggugat berasa terusik serta hal itu menyalahi klausal 15 UU Perlindungan Customer dimana Aktor Usaha dalam tawarkan barang serta/atau layanan dilarang lakukan dengan pemaksaan atau langkah lain yang bisa memunculkan masalah baik fisik atau psikis pada customer,” tutur David sebagai kuasa hukum.

Indosat dipandang sudah menyalahi Klausal 23 ayat 2 huruf a serta b Permenkominfo No. 9 tahun 2017 mengenai Penyelengaraan
Layanan Pengadaan Content Pada Jaringan Bergerak Mobile (Permenkominfo) dimana aksi Tergugat sudah menyalahi privacy serta adalah penawaran yang mengganggu.

Karena semua sikap menantang hukum di atas, Alvin sebagai penggugat minta supaya
majelis Hakim memberi hukuman aktor tergugat untuk hentikan semua aksi mengirim promo
lewat SMS, dan Memberi hukuman Tergugat untuk bayar tukar rugi imateril pada Penggugat sejumlah Rp 100.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *