Protes Ciptaker, Muncul Pengkhianat di Situs DPRD dan DPR RI

Posted on

Beberapa situs instansi tinggi negara dari mulai DPR RI, DPRD, sampai Pengadilan jadi korban peretasan untuk bentuk protes warga penentuan Omnibus Law UU Ciptaker.

UU Cipta Kerja (Ciptaker) Omnibus Law sendiri diputuskan pada 5 Oktober kemarin. 

Ada empat situs yang diretas oleh orang tidak diketahui. Ke-4 situs itu ialah Pengadilan Negeri (PN) Polewali Sulawesi Barat, PN Muara Bulian Jambi, DPRD Parepare Sulawesi Selatan, serta situs Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Situs DPR RI

Peristiwa peretasan yang cukup mengagetkan ialah peretasan situs DPR pada 8 Oktober. Situs Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di dpr.go.id alami kelumpuhan hingga tidak dapat dibuka. Mengakibatkan situs itu benar-benar tidak dapat dibuka seperti yang lalu.

Waktu situs dibuka, ada tulisan ‘An error occurred while processing your request’. Berarti, berlangsung error waktu pemrosesan keinginan akses Anda. Ada juga code ‘Reference #102.73a20017.1602128336.26f168a’.

Netizen lain menjelaskan sebelum berlangsung kelumpuhan, situs DPR sempat diretas. Halaman penting situs DPR yang semestinya tertulis ‘Dewan perwakilan Rakyat’, menjadi berubah ‘Dewan Penghianat Rakyat’.

Menteri Komunikasi serta Informatika, Johnny Plate menyebutkan situs itu sedang dalam perlakuan.

“Sedang dalam perlakuan serta Team IT DPR RI telah turunkan situs yang dihack itu,” tulisnya waktu dikontak, Kamis (8/10).

Sekarang ini situs DPR dapat dibuka kembali lagi. Pada jam 11.05 WIB (8/10) situs telah kembali lagi dapat dibuka.

DPRD Parepare

Tidak cuman situs pengadilan negeri wilayah, pada 8 Oktober situs DPRD Parepare disampaikan diretas. Alamat situs di dprd-pareparekota.go.id itu terlihat tampilkan photo segerombolan anggota DPR sesudah mengakhiri bahasan Omnibus Law.

Berdasar pengamatan CNNIndonesia.com, photo itu diperlengkapi dengan tulisan ‘The Real Impostor DPR’. Pantas diketahui jika impostor adalah arti untuk pengkhianat di game Among Us. 

Peretas mengatasnamakan diri mereka untuk Juna serta Lutfie404. Peretas mengubah warna background situs jadi hitam. Dibagian bawah photo, peretas tuliskan cerita seperti berikut:

“Hai DPR, Beberapa Bedebah, Anjing, Tikus Memakai dasi, Sekalian Sampah Warga, Sudahkah Kalian Pikirkan Nasib Rakyat Ini hari? Atau Malah repot tidur mengimpikan uang yang kalian peroleh? THE REAL IMPOSTOR INDONESIA”

Sampai sekarang ini situs DPRD Parepare masih tidak dapat dibuka.

PN Polewali

Peretasan pada situs PN Polewali, Sulawesi Barat dilaksanakan oleh peretas yang mengatasnamakan SorongGetar. Peristiwa ini disampaikan pada 7 Oktober kemarin. Peretas tampilkan beberapa kumpulan anggota DPR yang kemarin mengakhiri bahasan RUU Ciptaker.

Kecuali photo, peretas membubuhi kalimat ‘IMPOSTOR DRP’ pada photo itu. Tagar #SavePoliticsIndonesia terlihat di bawah photo segerombolan anggota DPR itu. 

Sampai sekarang ini situs itu belum dapat dibuka. Serta waktu dicari di Google Search, situs itu tampilkan hasil situs dengan tulisan ‘Hacked by Sorong6etar’.

PN Muara Bulian

Situs PN Muara Bulian di Jambi jadi korban peretasan pada 7 Oktober kemarin. Peretas yang mengatasnamakan dianya untuk TangerangXploit Tim.

Mereka terlihat mengupload satu photo tindakan demonstrasi berisi tulisan ‘DPR SEHAT’ pada situs situs itu. 

Sama dengan situs PN Polewali, situs ini belum dapat dibuka sampai sekarang ini. Waktu dilaksanakan penelusuran di Google Search, situs itu tampilkan hasil situs dengan tulisan ‘Hacked by TangerangXploit Tim ‘ komplet dengan gambaran ‘di mana Pancasila ke 5?’.

(jnp/eks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *