Gempa Terkini, Tomado Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4.4 Terasa Hingga Kulawi

Posted on

Tomado, Sulawesi tengah digunang gempa bumi pagi hari ini, Rabu (21/10/2020). Gempa yang mengguncangkan Tomado magintudo 4.4 dengan kedalaman 10 km.

Menurut BMKG gempa berlangsung jam 07.30 WIB serta berada di 1.31 Lintang Selatan 120.01 Bujur Timur. Pusat gempa ada di darat 5 km Barat Laut Tomado, dengan daerah yang merasai (MMI) III Kulawi.

BACA – Leicester vs Aston Villa 0-1: Rekor Masih Sempurna

Pertanda alam yang dipercayai oleh beberapa warga Indonesia di beberapa daerah, yang diambil dari situs kompasiana.com apabila pertanda alam ini nampak, karena itu dipercayai akan tiba musibah alam, seperti Gempa Bumi atau Tsunami.

Pertanda alam itu sebagai di bawah ini:

Pertama kali

Ada sekumpulan burung laut dalam skala besar yang terbang rendah jauhi lautan ke arah ketengah dataran.

Warga di seputar pantai di Indonesia, meyakini jika tanda-tanda itu memperlihatkan akan berlangsungnya gelombang laut besar yang akan menerjang pantai, seperti akan berlangsungnya Tsunami.

Serta perasaan beberapa burung itu, memerintah supaya beberapa burung menghindar laut yang akan “naik-turun” serta bisa mencelakakan diri mereka.

Ke-2

Di banyak warga di pedalaman Sumatera, dipercaya jika akan berlangsung satu musibah besar bila terlihat ada banyak kera yang memutuskan untuk berjalan di darat serta jauhi pohon-pohon.

Kera-kera itu umumnya terlihat lebih agresif serta benar-benar resah.

Tidakkah habitat kera ialah di pohon?, serta jarang-jarang sekali kera ingin turun dari pohon, mengingat pohon ialah tempat perlindungan yang terhebat.

Sikap kera itu dipercaya adalah perasaan dari hewan itu supaya bisa selekasnya lari secepat serta sepanjang kemungkinan, yang cuman dapat dilaksanakan bila dia turun dari pohon.

Ke-3

Untuk beberapa warga di kampung-kampung, bila berlangsung peristiwa di mana ayam piaraan mereka lama tidak ingin bertelur, serta ayam-ayam itu terlihat resah serta terus ribut berkotek-kotek tanpa ada alasan yang pasti, karena itu diindikasikan akan berlangsung satu musibah alam yang besar.

Ke-4

Ada sikatan petir yang kuat, serta berlangsung disiang hari yang ceria, dipercaya oleh beberapa warga sebuah tanda-tanda akan munculnya badai.

Ke-5

Ada hewan-hewan laut yang umumnya cuman dapat di jumpai di laut terlepas atau laut dalam, selanjutnya hewan-hewan laut itu terlihat dekati pantai, karena itu dipercaya oleh warga jadi tanda-tanda jika akan selekasnya berlangsung musibah gempa serta atau Tsunami.

Ke-6

Ada hewan-hewan merayap, seperti semut atau rayap yang tinggalkan koloninya (rumahnya) bersama ke arah lain tempat, biasa direspon oleh warga di pedalaman jadi sinyal akan berlangsungnya satu musibah.

Dari banyak contoh di atas. Kita dapat menyaksikan jika rupanya hewan-hewan itu memiliki oleh Tuhan dengan indera yang paling sensitif, hingga mereka dapat bertahan hidup dengan selalu siaga akan segala hal yang bisa memberikan ancaman keberlangsungan hidupnya.

Mengingat jika ada banyak beberapa daerah pantai di Indonesia yang belum diperlengkapi dengan alat sensor peringatan awal tsunami. Karena itu akan baik bila kita belajar pada kearifan lokal mengenai pertanda alam, yang telah diyakini oleh warga di pesisir pantai dengan turun temurun.

Karena itu, kecuali menyaksikan perombakan sikap hewan. Kita dapat juga memperhitungkan berlangsungnya musibah dengan menyaksikan atau dengar pertanda alam disekitar kita.

Harus diakui jika gempa bumi tidaklah bisa diramalkan kapan akan berlangsung. Namun, kita dapat memperhatikan pertanda akan berlangsungnya Tsunami yang kerap mengikuti gempa bumi. Hingga kita tidaklah sampai jadi korban dari musibah Tsunami itu. 

Teman-teman, sebelumnya kita pelajari pertanda akan berlangsungnya tsunami, kita akan coba cari tahu mengenai apa tsunami itu.

Tsunami rupanya ialah gelombang laut yang karena ada gempa bumi yang biasanya berlangsung di landasan laut, hingga menggerakan air laut ke arah pantai. Serta gelombang Tsunami umumnya berlangsung seputar 5 menit sampai 1 jam sesudah berlangsungnya gempa bumi.

Sinyal hadirnya Tsunami

Di bawah ini ialah pertanda hadirnya tsunami yang penting kenali, hingga bila setiap saat kita sedang berwisata di pantai, kita dapat menghindar dari musibah tsunami itu. 

Pertama kali

Tsunami umumnya dengan diawali berlangsungnya gempa bumi. Karena itu, bila teman-teman sedang main di pantai lalu merasai berlangsungnya gempa, cepatlah jauhi pantai, serta cari wilayah yang tinggi untuk terlepas dari Tsunami.

Ke-2

Bila dengar suara deru yang paling keras di pinggir pantai yang umumnya tenang. Karena itu cepatlah menjauh dari pantai. Bukan mustahil suara itu ialah berawal dari gelombang tsunami yang tengah ke arah pantai. Namun kemungkinan kita tidak dapat merasai getaran gempa yang terjadi awalnya.

Ke-3

Bila teman-teman telah merasai ada getaran gempa. Lalu menyaksikan jika air laut jadi kering secara cepat sampai terlihat banyak ikan yang menggelepar. Karena itu jangan tertarik untuk kumpulkan ikan-ikan itu. Justru semestinya teman-teman selekasnya lari jauhi pantai ke arah ketempat yang semakin tinggi. Sebab keringnya air laut ialah satu tanda-tanda jika air laut yang kering itu. Akan selekasnya kembali lagi tiba untuk menerjang pantai dengan kemampuan yang paling hebat.

Tapi itu ialah risiko untuk kita yang tinggal di daerah Cincin Api Pasifik yang riskan dengan gempa bumi serta tsunami. Tetapi jangan jadi begitu takut serta cemas namun cicipi saja keelokan alam Indonesia dengan pantai-pantainya yang cantik.

Tapi ingat, terus siaga, yakni dengan selalu memerhatikan pertanda alam yang ada. (Bangkapos.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *