Bayangkan Tottenham Punya Trio Bale, Son, Kane

Posted on

Isu kembalinya Gareth Bale ke Tottenham Hotspur kuat. Bila terjadi, Tottenham dipandang punyai kesempatan bagus lagi untuk berkompetisi di empat besar. Bale beritanya terus mendekat ke club lamanya, Tottenham Hotspur. The Lilywhites telah lakukan negosiasi dengan Real Madrid serta berusaha mengambilnya dengan posisi utang. Laporan terbaru serta mengatakan jika pemain 31 tahun itu telah berpamitan ke kawan-kawan segrupnya di Madrid. Kesempatan ini, peluang kepergian Bale dapat disebutkan semakin besar daripada sebelumnya.

Dia pernah hampir akan geser ke Liga Super China, tetapi gagal di beberapa menit akhir. Sesaat usaha tim-tim lain untuk mengambilnya hampir tetap tertahan upah tinggi. Dia dibayar seputar 15 juta euro per musimnya. Walau sebenarnya di Madrid, Bale telah tidak lagi masuk gagasan team. Selama musim 2019/2020 lantas saja dia hanya tampil 20 kali dengan catatan 3 gol.

Nah, Tottenham menjadi tempat serta peluang untuk Bale hidupkan lagi profesinya yang pernah meredup. Buat Tottenham sendiri, hadirnya pemain dari Wales itu berkesempatan mengangkat peluang berkompetisi di empat besar.

Dia akan meningkatkan daya gedor Tottenham yang awalnya memercayakan duet Son Heung-min serta Harry Kane. Kedua-duanya musim kemarin memberi sumbangan 29 gol di Liga Inggris, yang mana lebih dari setengah jumlah gol team (47).

“Anda harus mengaku, jika ia dapat melakukan modifikasi permainannya serta mereka bermain di tempat depan itu dengan tiga pemain: ia, Heung-min Son, serta Harry Kane, yang mana terdengar fenomenal, karenanya akan jadi penerimaan yang mengagumkan,” kata bekas striker Arsenal yang sekarang jadi analis, Ian Wright, dikutip Metro.

Anda bicara masalah seorang yang dengan gampang berharga 15 atau 20 gol

serta seberapa banyak point coba? 20 point bertambah? Apa pengaruhnya untuk Spurs? Tentunya akan ada di empat besar serta melawan di atas sana.” “Serta jika Anda bicara masalah pertahanan, dengan Reguilon serta Matt Doherty, dengan dorongan yang mereka punyai, itu yang awalnya tidak dimiliki Harry Kane,” tambah sisa pemain timnas Inggris itu. 

Tetapi Gareth Bale bukanlah tanpa ada tanda pertanyaan. Ada kecemasan kurangnya waktu bermain membuat insting serta perasaannya di atas lapangan turun. Apa dia dapat kembali lagi, atau minimum dekati, level permainan terbaik dulu?

“Harus ada tanda pertanyaan. Yang tidak dapat dijauhi beberapa orang ialah: Anda tidak memperoleh Bale yang dulu pergi, tentunya. Anda memperoleh Bale yang bertambah tua, bertambah eksper, tetapi kita masih bicara masalah seorang Bale yang kelas dunia,” sambung Wright.

“Jika ia kembali lagi serta capai titik dekat sama level ia dahulu, walau Anda tidak menginginkan ia capai titik itu, tetapi di umur 31 tahun, jika ia dapat lakukan apa saja, karena itu kondisinya akan menarik buat Tottenham,” katanya.

Tottenham musim kemarin harus senang finish di tempat enam degan 59 point. Mereka memiliki jarak tujuh point dari Chelsea di posisi empat, yang disebut batas zone Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *